Gunung Karangetang Keluarkan Guguran Lava dan Asap Setinggi 700 Meter

Kompas.com - 11/06/2019, 11:59 WIB
Gunung Karangetang tampak jelas mengeluarkan asap putih tebal di kawah utama dan bertekanan gas kuat lebih kurang 400 meter. Sedangkan kawah dua juga mengeluarkan asap putih sedang dengan tekanan gas sedang 150 meter. Dokumen Pos Pengamatan Gunung Api KarangetangGunung Karangetang tampak jelas mengeluarkan asap putih tebal di kawah utama dan bertekanan gas kuat lebih kurang 400 meter. Sedangkan kawah dua juga mengeluarkan asap putih sedang dengan tekanan gas sedang 150 meter.

MANADO, KOMPAS.com - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengeluarkan guguran lava, Selasa (11/6/2019).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, guguran lava terdengar pukul 00.33 Wita.

Bunyi guguran lava dari lemah sampai sedang. Selain itu, dua kawah Gunung Karangetang juga mengeluarkan asap setinggi 600 sampai 700 meter.

Baca juga: Gunung Agung Meletus, Kolom Abu Capai 1 Kilometer

Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Yudia Prama Tatipang menjelaskan, guguran lava dan asap setinggi 600 dan 700 meter itu berdasarkan periode pengamatan, Selasa dari pukul 00.00-06.00 Wita.

"Pukul 00.33 Wita terdengar bunyi guguran lava lemah sampai sedang," katanya seperti dikutip dari rilis tertulis, Selasa.

Lanjut dia, secara visual, gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

"Kawah utama mengeluarkan asap bertekanan kuat. Teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 700 meter di atas puncak," ujarnya.

Baca juga: Pasca-erupsi, Aktivitas Gunung Sinabung Mulai Berangsur Turun

Asap kawah dua, kata dia, juga mengeluarkan asap putih tebal dengan tekanan gas kuat.

"Tinggi lebih kurang 600 meter dari atas puncak kawah. Tingkat aktivitas Gunung Karangetang saat ini masih pada level III (siaga)," jelasnya.

Ia mengimbau, warga pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama.

Serta area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 kilometer, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Baca juga: Asap hingga 600 Meter Keluar dari Puncak Kawah Gunung Karangetang

Warga di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ungkap Identitas Mayat Tanpa Kepala di Bondowoso, Anjing Pelacak Dikerahkan

Ungkap Identitas Mayat Tanpa Kepala di Bondowoso, Anjing Pelacak Dikerahkan

Regional
Oknum ASN yang Diduga Gelapkan Infak Masjid dan APBD di Sumbar Terancam Dipecat

Oknum ASN yang Diduga Gelapkan Infak Masjid dan APBD di Sumbar Terancam Dipecat

Regional
Ada 12 Paslon Independen dalam Pilkada di Kaltim, Ini Daftarnya

Ada 12 Paslon Independen dalam Pilkada di Kaltim, Ini Daftarnya

Regional
Setelah Beroperasi 2 Tahun, Produsen Obat Kuat di Surabaya Digerebek Polisi

Setelah Beroperasi 2 Tahun, Produsen Obat Kuat di Surabaya Digerebek Polisi

Regional
APBD 2020 Belum Disahkan, Pilkada Minahasa Selatan Terancam Ditunda

APBD 2020 Belum Disahkan, Pilkada Minahasa Selatan Terancam Ditunda

Regional
Tangkap Maling Rumah Anggota TNI, Polisi Sempat Ditodong Pistol Rakitan

Tangkap Maling Rumah Anggota TNI, Polisi Sempat Ditodong Pistol Rakitan

Regional
WN Jepang Positif Corona Sepulang dari Bali, Dinkes Kesulitan Lacak Tempat Menginap

WN Jepang Positif Corona Sepulang dari Bali, Dinkes Kesulitan Lacak Tempat Menginap

Regional
8 Hari Terombang-ambing di Laut, Kapal dari Sulsel Ditemukan di Perairan NTT

8 Hari Terombang-ambing di Laut, Kapal dari Sulsel Ditemukan di Perairan NTT

Regional
Dermaga Feri di Maluku yang Rusak akibat Gempa Akan Diperbaiki

Dermaga Feri di Maluku yang Rusak akibat Gempa Akan Diperbaiki

Regional
10 Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai Sempor, Sri Sultan Yakin Kepsek Kena Sanksi

10 Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai Sempor, Sri Sultan Yakin Kepsek Kena Sanksi

Regional
Pendaftaran Ditutup, Tak Ada Calon Independen di Pilkada Ngawi 2020

Pendaftaran Ditutup, Tak Ada Calon Independen di Pilkada Ngawi 2020

Regional
Loncati Sungai, Kodir 2,5 Jam Berjibaku Selamatkan Siswa yang Hanyut Saat Susur Sungai Sempor

Loncati Sungai, Kodir 2,5 Jam Berjibaku Selamatkan Siswa yang Hanyut Saat Susur Sungai Sempor

Regional
Kepala Sekolah Cabuli Siswi sejak SD, Modus Dijadikan Pacar

Kepala Sekolah Cabuli Siswi sejak SD, Modus Dijadikan Pacar

Regional
Resmi, Hanya 1 Paslon Jalur Independen di Pilkada Lamongan 2020

Resmi, Hanya 1 Paslon Jalur Independen di Pilkada Lamongan 2020

Regional
Perbaikan Longsor Tol Cipularang KM 118 Ditargetkan Rampung Sebulan

Perbaikan Longsor Tol Cipularang KM 118 Ditargetkan Rampung Sebulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X