PDI-P Unggul dalam Pilkada di Sulut, Megawati Titip Salam: Makase So Bapilih, Torang Samua Basudara

Kompas.com - 14/12/2020, 06:57 WIB
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat memberikan sambutan acara peryaaan Natal keluarga besar PDI-P Sulawesi Utara, di Manado Grand Palace (MGP), Sulawesi Utara pada Jumat (21/12/2018) malam. KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYKetua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat memberikan sambutan acara peryaaan Natal keluarga besar PDI-P Sulawesi Utara, di Manado Grand Palace (MGP), Sulawesi Utara pada Jumat (21/12/2018) malam.

MANADO, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyambut kemenangan besar pada pemilihan kepala daerah ( Pilkada) di Sulawesi Utara berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pun menitipkan pesan untuk Sulut karena kader yang diusung PDI-P menang di 7 daerah dari 8 wilayah yang menggelar Pilkada.

"Ibu Megawati menitipkan salam. Makase so bapilih (Terima kasih telah memilih). Torang cinta Sulawesi Utara (Kita cinta Sulawesi Utara). Torang samua basudara (Kita semua bersaudara)," kata Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto seperti dikutip dari rilis tertulis, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Langit Manado Tampak Warna-warni Saat Pilkada, Ini Penjelasan BMKG

Ia menuturkan, yang menjadi perhatian adalah peran serta kader-kader internal PDI-P lah yang memenangkan Pilkada. Termasuk, Andrei Angouw (AA), Bendahara DPD PDI-P Sulut beragama Konghucu yang unggul di Pilkada Manado bersama pasangannya, Richard Sualang (RS).

Menurut Hasto, kemenangan AA-RS ini merupakan bukti Pancasila dan Kebhinnekaan Indonesia dijalankan secara konsisten oleh partainya.

"Partai lebih mengedepankan kualifikasi kader. Andrei Angouw terpilih karena sosok kader yang berproses dari bawah. Dia memenuhi kualifikasi pemimpin, dan partai tidak membeda-bedakan latar belakang suku, status sosial, jenis kelamin dan agama. Semua warga negara adalah setara," paparnya.

Ia mengatakan, prinsip bagi PDI-P memperjuangkan prinsip kebhinekaan sesuai ajaran Bung Karno dan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Ibu Megawati selalu menegaskan bahwa PDI Perjuangan melihat setiap individu rakyat Indonesia yang menjadi calon pemimpin berdasarkan komitmen dan kemampuannya dalam menjalankan pemerintahan prorakyat. Karena setiap orang tak bisa memilih dia dilahirkan sebagai suku apa atau agama. Ketika api semangat nasionalismenya begitu kuat yang diwujudkan dalam komitmen serta visi pembangunannya, maka calon pemimpin demikian berhak untuk menjadi calon pemimpin daerah maupun nasional," beber Hasto.

Baca juga: Anggota DKPP RI Temukan Surat Suara Belum Sampai ke TPS di Manado

Hasto berpesan, amanah warga Sulut dijaga dan tak terlena. Prestasi itu musti diwujudkan dengan bekerja dan memberikan yang terbaik untuk warga Sulut.

Hasto mengatakan, koordinasi dengan Ketua DPD PDI-P Sulawesi Utara Olly Dondokambey intensif jelang penyelenggaraan pilkada.

“Legitimasi kepemimpinan Pak Olly Dondokambey yang membawa kemajuan visioner di Sulut telah membangun kepercayaan publik sehingga kader PDI Perjuangan mendapatkan dukungan luas. Konsolidasi dengan Pemerintahan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin akan semakin kuat karena banyaknya kader partai yang dipilih rakyat,” lanjut Hasto.

Sementara itu, menanggapi hasil Pilkada Sulut, Ketua DPD PDI-P Sulut Olly Dondokambey mengatakan, soliditas partai jadi kunci kemenangan besar di Sulut.

"Kita tak lengah dan solid di mana-mana. Ini kemenangan bersama. Kerja bersama.Tugas kita sekarang setelah penetapan pemenang oleh KPU bagaimana melanjutkan program pro rakyat," kata Olly.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 10 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 10 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi 8 Kali Keluarkan Awan Panas

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi 8 Kali Keluarkan Awan Panas

Regional
3 Kabupaten di Riau Mulai Menerapkan Sekolah Tatap Muka

3 Kabupaten di Riau Mulai Menerapkan Sekolah Tatap Muka

Regional
Ruang Isolasi Covid-19 Penuh, Wali Kota Madiun Pinjam Gerbong Kereta Isolasi Milik PT INKA

Ruang Isolasi Covid-19 Penuh, Wali Kota Madiun Pinjam Gerbong Kereta Isolasi Milik PT INKA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X