Penjelasan BMKG soal Hujan Deras dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulut

Kompas.com - 14/12/2020, 22:27 WIB
Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang akibat cuaca ekstrem. SHUTTERSTOCK/CHOKCHAI POOMICHAIYAIlustrasi hujan lebat disertai angin kencang akibat cuaca ekstrem.

MANADO, KOMPAS.com- Hujan deras berdurasi panjang yang disertai angin kencang melanda sejumlah daerah di Sulawesi Utara pada Senin (14/12/2020).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) pun telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem ini.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz menjelaskan, hujan dan angin kencangn ini terjadi karena massa udara bergerak dari belahan bumi utara (BBU) menuju belahan bumi selatan (BBS).

Baca juga: Menyeberang Sungai Saat Hujan, 3 Perempuan Tewas Terseret Arus

"Itu akibat posisi matahari di BBS yang menyebabkan tekanan rendah di BBS, massa udara tersebut membawa massa udara dingin (basah) melewati wilayah Indonesia," katanya melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Senin malam.

Dia menuturkan, ditambah saat ini ada terjadi penumpukan massa udara (konvergen) di wilayah Sulawesi sehingga menyebabkan meningkatnya curah hujan sepanjang hari ini.

Menurut BMKG, cuaca buruk ini masih dapat berlangsung hingga 23.15 WITA.

Adapun daerah di Sulut yang akan terdampak cuaca buruk seperti Manado, Sitaro, Minahasa, Bitung, Manado, Minahasa Utara, Tomohon, Minahasa Tenggara.

Cuaca buruk terjadi di seluruh wilayah di daerah itu.

Sedangkan, Minahasa Selatan hanya bagian utara dan timur.

Baca juga: Langit Manado Tampak Warna-warni Saat Pilkada, Ini Penjelasan BMKG

Cuaca buruk ini diprediksi dapat meluas ke wilayah Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, dan Bolaang Mongondow Timur (seluruh wilayah).

Sementara Bolaang Mongondow Selatan hanya bagian selatan dan timur.

"BMKG mengimbau untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk tetap selalu waspada dan memperhatikan kondisi sekitar, jika masih terjadi hujan dengan intensitas sedang dan masih bertahan lama sebaiknya menghindar untuk keamanan. Dan selalu pantau info cuaca yang dikeluarkan BMKG," imbau dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 10 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 10 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi 8 Kali Keluarkan Awan Panas

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi 8 Kali Keluarkan Awan Panas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X